KENDARI – Universitas Muhammadiyah Kendari, melalui Unit Organisasi Mapala Pecinta Alam (UMPA), resmi membuka pendaftaran mahasiswa baru untuk tahun akademik 2026/2027 dengan menerapkan sistem jalur masuk yang lebih inovatif dan inklusif. Pengumuman ini disampaikan secara resmi pada Jumat, 12 April 2026, di Ruang Rapat Kantor Dekanat Fakultas Pertanian dan Kehutanan.
Inisiatif terbaru ini merupakan bagian dari komitmen Universitas Muhammadiyah Kendari dalam mengembangkan unit ekstrakurikuler berbasis minat dan bakat mahasiswa, sekaligus memperkuat peran organisasi kemahasiswaan dalam pembentukan karakter generasi muda yang cinta lingkungan. Mapala Pecinta Alam, sebagai salah satu organisasi tertua di kampus yang didirikan pada tahun 2008, kini membuka peluang lebih luas bagi mahasiswa yang memiliki passion di bidang konservasi alam, outdoor adventure, dan aktivisme lingkungan.
### Latar Belakang dan Sejarah Unit Mapala
Unit Mapala Pecinta Alam Universitas Muhammadiyah Kendari memiliki sejarah panjang dalam mengorganisir kegiatan-kegiatan di alam bebas dan pendidikan lingkungan. Sejak awal berdirinya, organisasi ini telah menjalankan berbagai program unggulan, mulai dari hiking ke puncak Gunung Buton, menjelajahi Taman Laut Kepulauan Wakatobi, hingga program penanaman pohon di kawasan pesisir Kendari yang rusak.
Dalam 18 tahun perjalanannya, Mapala Pecinta Alam telah melatih lebih dari 500 mahasiswa dengan berbagai kompetensi outdoor dan kepemimpinan. Organisasi ini juga dikenal aktif dalam kampanye penghijauan, konservasi terumbu karang, dan edukasi masyarakat tentang pentingnya menjaga kelestarian alam Sulawesi Tenggara.
Namun, dengan berkembangnya zaman dan semakin meningkatnya jumlah mahasiswa baru yang tertarik bergabung, pihak manajemen Mapala merasa perlu mengembangkan sistem penerimaan yang lebih terstruktur dan transparan. Hal ini menjadi alasan utama dibukanya pendaftaran formal dengan berbagai jalur masuk yang dirancang khusus.
### Jalur-Jalur Masuk yang Tersedia
Menurut keterangan yang diterima dari Sekretaris Umum Unit Mapala Pecinta Alam, Firdaus Hidayat, terdapat empat jalur masuk yang dapat diikuti oleh mahasiswa baru yang tertarik bergabung dengan organisasi ini.
“Pertama, ada jalur reguler yang terbuka untuk semua mahasiswa Universitas Muhammadiyah Kendari tanpa memandang angkatan, program studi, atau latar belakang. Jalur ini mengutamakan motivasi dan komitmen jangka panjang dalam kegiatan outdoor dan konservasi alam,” ungkap Firdaus Hidayat saat dihubungi redaksi pada Kamis, 11 April 2026.
Kedua adalah jalur khusus untuk mahasiswa yang memiliki latar belakang pengalaman outdoor atau organisasi lingkungan sebelumnya. “Jalur ini dirancang untuk mempercepat pengintegrasian mahasiswa berpengalaman sehingga dapat langsung berkontribusi dalam kegiatan-kegiatan besar,” lanjutnya.
Ketiga adalah jalur prestasi akademik dan non-akademik, khusus untuk mahasiswa yang telah menunjukkan prestasi gemilang di bidang olahraga alam, sains lingkungan, atau kepemimpinan. Sedangkan yang keempat adalah jalur pengembangan bakat khusus, yang mencakup bidang fotografi alam, jurnalisme lingkungan, dan pendidikan outdoor.
### Proses Seleksi yang Ketat namun Fair
Ketua Unit Mapala Pecinta Alam, Kadir Nurdin, menjelaskan bahwa meskipun membuka jalur-jalur yang beragam, proses seleksi tetap dirancang dengan standar yang ketat untuk menjamin kualitas anggota baru.
“Kami memiliki tiga tahap seleksi yang harus dilalui semua calon anggota, tidak peduli dari jalur mana mereka masuk. Tahap pertama adalah pendaftaran administratif dan penilaian esai motivasi. Tahap kedua adalah wawancara mendalam dengan tim seleksi, dan tahap ketiga adalah tes kemampuan dasar outdoor dan tes kesehatan,” jelas Kadir Nurdin dalam konferensi pers yang digelar di halaman Gedung Aktivitas Mahasiswa, Kamis sore.
Lebih lanjut, dia menambahkan bahwa setiap calon juga harus menjalani program orientasi dasar yang mencakup safety training, pengetahuan dasar tentang ekosistem Sulawesi Tenggara, dan nilai-nilai organisasi Mapala.
“Kami tidak hanya mencari anggota, tetapi membangun keluarga besar yang memiliki visi sama untuk menjaga alam. Seleksi yang ketat adalah cara kami untuk memastikan setiap anggota baru dapat beradaptasi dengan budaya organisasi kami,” ujarnya.
### Target dan Kuota Penerimaan
Menurut informasi yang dikonfirmasi oleh Dekan Fakultas Pertanian dan Kehutanan, Dr. Sudarsono, M.S., target penerimaan mahasiswa baru dalam periode pendaftaran 2026 ini adalah sebanyak 40 hingga 50 orang. Namun, angka ini bisa fleksibel tergantung pada kualitas calon dan daya tampung program kegiatan yang telah direncanakan.
“Kami menetapkan standar yang cukup selektif karena kami ingin mempertahankan kualitas dan identitas Unit Mapala sebagai organisasi dengan standar tinggi. Tidak semua orang yang mendaftar akan lulus, dan itu adalah hal yang normal dalam organisasi eksklusif seperti ini,” kata Dr. Sudarsono saat dimintai komentar.
Dia juga menekankan bahwa pembukaan jalur-jalur baru ini selaras dengan visi Universitas Muhammadiyah Kendari untuk mengembangkan soft skills mahasiswa dan mendorong keterlibatan dalam kegiatan ekstrakurikuler yang bermakna.
### Program dan Kegiatan yang Ditawarkan
Bagi mahasiswa yang berhasil lolos seleksi, mereka akan mengikuti berbagai program dan kegiatan menarik yang telah dirancang oleh Mapala. Program-program tersebut meliputi:
Pertama, program pendakian reguler ke berbagai puncak gunung di Sulawesi Tenggara, termasuk Gunung Buton, Gunung Moria, dan Gunung Lakhenderson. Kegiatan ini dilakukan minimal dua kali per semester dengan tujuan melatih physical endurance dan leadership skills.
Kedua, program eksplorasi marine dengan fokus pada snorkeling dan diving di kawasan-kawasan terumbu karang yang masih terjaga, seperti Kepulauan Wakatobi. “Kami juga menjalankan program monitoring kesehatan terumbu karang yang melibatkan mahasiswa dalam penelitian lapangan,” jelaskan Firdaus.
Ketiga, program penanaman pohon dan konservasi lahan, yang dilakukan di area-area strategis di Kendari dan sekitarnya. Setiap anggota Mapala wajib mengikuti minimal empat kegiatan penanaman pohon dalam setahun.
Keempat, program edukasi masyarakat tentang pengelolaan sampah, konservasi alam, dan sustainable living, yang merupakan bentuk kepedulian sosial Mapala terhadap komunitas lokal.
Kelima, program pengembangan skill khusus, seperti navigasi menggunakan GPS, fotografi alam, wilderness first aid, dan rope climbing techniques.
### Testimoni dari Anggota Mapala Lama
Muhammad Rizki Aditya, lulusan tahun 2024 yang sekarang bekerja sebagai konsultan lingkungan di Jakarta, berbagi pengalamannya menjadi anggota Mapala selama empat tahun.
“Bergabung dengan Mapala adalah keputusan terbaik saya selama kuliah. Tidak hanya mendapatkan pengalaman outdoor yang luar biasa, tetapi saya juga belajar banyak tentang kepemimpinan, teamwork, dan tanggung jawab sosial. Ketika saya lulus, saya sudah memiliki portfolio dan pengalaman yang membuat saya kompetitif di pasar kerja,” ungkap Rizki melalui pesan singkat.
Sementara itu, Siti Nurhaliza, anggota aktif Mapala yang saat ini menempuh semester 6 di Prodi Kehutanan, mengatakan bahwa bergabung dengan Mapala membuka wawasan barunya tentang isu-isu lingkungan.
“Melalui kegiatan-kegiatan Mapala, saya belajar bahwa Sulawesi Tenggara memiliki potensi alam yang sangat besar, tetapi juga menghadapi ancaman serius dari kerusakan lingkungan. Mapala memberikan platform untuk saya berkontribusi nyata dalam upaya konservasi,” katanya dengan antusiasme.
### Jadwal Pendaftaran dan Informasi Teknis
Menurut pengumuman resmi yang telah disampaikan, pendaftaran mahasiswa baru untuk Unit Mapala Pecinta Alam dibuka sejak 15 April 2026 dan ditutup pada 30 Mei 2026. Calon pendaftar dapat mengakses formulir pendaftaran melalui laman resmi Universitas Muhammadiyah Kendari atau langsung menghubungi kantor Unit Mapala yang berlokasi di Gedung Aktivitas Mahasiswa, lantai 2, Ruang 204.
Biaya administrasi pendaftaran ditetapkan sebesar Rp100.000, dengan rincian untuk keperluan tes kesehatan dan dokumentasi. Mahasiswa yang diterima akan dikenakan iuran rutin sebesar Rp50.000 per bulan untuk operasional organisasi.
“Kami juga menyediakan beberapa beasiswa penuh untuk mahasiswa berprestasi yang berminat bergabung tetapi mengalami kendala finansial. Ini adalah bentuk komitmen kami untuk memberikan akses yang setara kepada semua mahasiswa,” kata Kadir Nurdin.
### Dampak dan Harapan ke Depan
Pembukaan jalur-jalur masuk baru ini diharapkan dapat menarik lebih banyak mahasiswa yang memiliki passion di bidang lingkungan dan outdoor adventure. Dengan semakin banyaknya anggota berkualitas, Unit Mapala diharapkan dapat memperluas jangkauan program-program konservasi dan edukasi lingkungan mereka.
Direktur Kemahasiswaan Universitas Muhammadiyah Kendari, Drs. H. Amin Saprudin, M.Pd., mengungkapkan optimismenya terhadap pengembangan yang dilakukan Mapala.
“Kami sangat mendukung inisiatif Unit Mapala dalam membuka pendaftaran dengan sistem yang lebih terstruktur. Ini menunjukkan tingkat profesionalisme organisasi kami yang terus meningkat. Kami percaya bahwa dengan anggota yang terseleksi dengan baik, Mapala akan mampu memberikan kontribusi yang lebih signifikan bagi kampus dan masyarakat luas,” ujarnya.
Lebih jauh, Dr. Sudarsono juga menyampaikan harapannya agar Unit Mapala terus berinovasi dalam mengembangkan program-programnya. “Kami ingin melihat Mapala tidak hanya menjadi organisasi mahasiswa biasa, tetapi menjadi pusat penelitian dan aksi lingkungan yang diakui secara regional bahkan nasional. Dengan sumber daya manusia yang berkualitas, saya yakin hal itu bisa terwujud,” katanya.
### Penutup
Dibukanya pendaftaran mahasiswa baru dengan jalur masuk yang inovatif merupakan bukti nyata komitmen Unit Mapala Pecinta Alam Universitas Muhammadiyah Kendari dalam menjaga kualitas dan relevansi organisasi di tengah perkembangan zaman. Sistem seleksi yang ketat namun fair dirancang untuk memastikan setiap anggota baru membawa nilai tambah bagi organisasi dan komunitas.
Bagi mahasiswa Universitas Muhammadiyah Kendari yang memiliki minat mendalam terhadap alam, outdoor adventure, dan konservasi lingkungan, ini adalah kesempatan emas untuk menjadi bagian dari keluarga Mapala Pecinta Alam yang telah terbukti menghasilkan alumni berdampak positif.
Dengan target penerimaan 40-50 mahasiswa baru, kompetisi untuk masuk ke organisasi ini akan cukup ketat. Oleh karena itu, calon pendaftar diharapkan mempersiapkan diri dengan baik, mulai dari mendalami visi-misi organisasi, mempersiapkan esai motivasi yang kuat, hingga memastikan kondisi fisik mereka siap menghadapi tes-tes yang akan diberikan.
Pendaftaran dibuka mulai 15 April 2026 hingga 30 Mei 2026. Jangan lewatkan kesempatan ini untuk menjadi bagian dari gerakan kepedulian lingkungan yang nyata dan bermakna.
(Ditulis dari Kendari, 12 April 2026)