Unit Mapala Unismuh Kendari Luncurkan Penelitian Inovatif Konservasi Ekosistem Mangrove Sulawesi Tenggara

KENDARI — Universitas Muhammadiyah Kendari melalui Unit Mapala Pecinta Alam meluncurkan penelitian inovatif yang menggabungkan teknologi drone dan analisis data geospasial untuk konservasi ekosistem mangrove di kawasan pesisir Sulawesi Tenggara. Penelitian yang dimulai sejak Januari 2026 ini melibatkan kolaborasi intensif antara dosen dan mahasiswa dari berbagai program studi, menciptakan sinergi akademis yang produktif dan berdampak langsung bagi pelestarian lingkungan.

Inisiatif penelitian berjudul “Monitoring Dinamika Mangrove dan Validasi Biodiversity di Pesisir Kendari Menggunakan Teknologi Remote Sensing dan Ground Truth Verification” ini merupakan respons nyata terhadap meningkatnya tekanan antropogenik terhadap ekosistem mangrove Indonesia. Data dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan menunjukkan bahwa luas mangrove Indonesia terus mengalami penurunan signifikan, dengan Sulawesi Tenggara sebagai salah satu hotspot degradasi mangrove yang memerlukan intervensi konservasi mendesak.

Keterlibatan Unit Mapala Pecinta Alam Unismuh Kendari dalam penelitian ini bukan sekadar kebetulan. Organisasi yang telah berdiri sejak 2015 ini memiliki track record solid dalam pengelolaan alam dan penelitian lapangan. Dengan anggota aktif mencapai 127 mahasiswa dari berbagai fakultas, Mapala telah menjadi wadah pembelajaran experiential bagi generasi muda Kendari yang peduli pada keberlanjutan lingkungan.

“Kami melihat bahwa mangrove bukanlah sekadar pohon yang tumbuh di air payau, melainkan ekosistem kompleks yang menyediakan layanan ekosistem vital bagi komunitas lokal,” jelas Dr. Achmad Firdaus, Ketua Tim Penelitian Mapala Unismuh Kendari, dalam wawancara pada Rabu, 18 April 2026 di Laboratorium Geografi Kampus Unismuh Kendari yang berlokasi di Jalan Sultan Qaimuddin No. 23, Kendari.

Dr. Achmad Firdaus adalah dosen Fakultas Teknik program studi Teknik Sipil yang memiliki keahlian khusus dalam hidrologi terapan dan manajemen sumber daya air. Ia telah mempublikasikan lebih dari 15 artikel ilmiah di jurnal nasional dan internasional berkaitan dengan perubahan iklim dan adaptasi ekosistem pesisir. Keterlibatan beliau dalam memimpin penelitian ini membawa kredibilitas dan metodologi rigorous yang dibutuhkan dalam proyek penelitian skala besar.

Metodologi Penelitian yang Inovatif dan Terintegrasi

Keunikan penelitian ini terletak pada pendekatan metodologi yang mengintegrasikan teknologi mutakhir dengan observasi lapangan tradisional. Tim peneliti menggunakan drone DJI Phantom 4 Pro yang dilengkapi sensor multispektral untuk melakukan akuisisi data aerial dengan resolusi tinggi. Data yang dikumpulkan kemudian diproses menggunakan software QGIS dan ArcGIS untuk analisis geospasial yang mendalam.

“Teknologi drone memungkinkan kami mengakses area mangrove yang sulit dijangkau secara manual, sambil tetap menjaga integritas ekosistem,” ujar Fatma Wijaya, mahasiswa semester VIII program studi Teknik Lingkungan yang berperan sebagai koordinator lapangan penelitian. Fatma, yang merupakan ketua Unit Mapala Unismuh Kendari periode 2025-2026, menunjukkan antusiasme tinggi terhadap implementasi penelitian ini.

Komponen ground truth verification menjadi aspek krusial dalam penelitian ini. Mahasiswa melakukan survei langsung ke enam lokasi mangrove di pesisir Kendari, melakukan identifikasi spesies pohon, pengukuran diameter setinggi dada, estimasi tinggi pohon, dan pencatatan jenis-jenis fauna yang menghuni ekosistem mangrove. Survei lapangan melibatkan 34 mahasiswa yang telah melalui pelatihan intensif selama tiga minggu.

Profesor Irene Kasuma, Rektor Universitas Muhammadiyah Kendari, menghargai inisiatif penelitian tersebut. “Penelitian semacam ini mencerminkan komitmen Unismuh Kendari untuk menjadi universitas yang tidak hanya menghasilkan lulusan berkualitas, tetapi juga berkontribusi aktif pada solusi permasalahan nyata masyarakat dan lingkungan Sulawesi Tenggara,” kata Rektor Kasuma dalam pernyataan tertulis yang diterima redaksi pada Kamis, 19 April 2026.

Kolaborasi Multi-Disiplin yang Sinergi

Salah satu aspek menarik dari penelitian ini adalah kolaborasi lintas disiplin ilmu yang melibatkan mahasiswa dan dosen dari empat program studi berbeda. Selain Teknik Lingkungan dan Teknik Sipil, penelitian ini juga melibatkan program studi Biologi Murni dan Kehutanan dari Fakultas Pertanian.

Dr. Zainul Arifin, dosen Fakultas Pertanian program studi Kehutanan, membawa expertise dalam silviculture dan manajemen hutan. Kontribusinya memastikan bahwa komponen ekologi mangrove terintegrasi dengan baik dalam framework penelitian. “Mangrove adalah kombinasi unik antara sistem hidrologi, substrat tanah, dan komunitas biologi yang saling tergantung. Kami perlu memahami interaksi kompleks ini untuk merancang strategi konservasi yang efektif,” jelasnya.

Sementara itu, Dr. Sri Mulyani, dosen Fakultas Sains dan Teknologi program studi Biologi Murni, menangani komponen biodiversity assessment. Melalui perangkap pasif dan teknik sampling fauna lainnya, tim peneliti telah mengidentifikasi lebih dari 45 spesies fauna yang berinteraksi dengan ekosistem mangrove, mulai dari kepiting bakau, udang, hingga berbagai jenis burung dan reptil.

“Temuan kami menunjukkan bahwa mangrove di pesisir Kendari masih menjadi habitat yang produktif bagi fauna-fauna penting secara ekologis dan ekonomis. Hal ini memperkuat urgensi konservasi,” kata Dr. Sri Mulyani saat ditemui di kantor Program Studi Biologi, Jumat pagi minggu lalu.

Tujuan Penelitian dan Target Luaran

Penelitian ini memiliki lima tujuan utama yang jelas. Pertama, memetakan distribusi spasial mangrove di pesisir Kendari dengan akurasi tinggi menggunakan teknologi remote sensing. Kedua, menganalisis laju perubahan luas mangrove dalam kurun waktu lima tahun terakhir (2021-2026). Ketiga, mengevaluasi keanekaragaman hayati ekosistem mangrove di enam lokasi studi. Keempat, mengidentifikasi faktor-faktor yang menjadi ancaman utama bagi kelestarian mangrove di kawasan tersebut. Kelima, merancang rekomendasi kebijakan dan strategi konservasi yang feasible dan sustainable untuk stakeholder lokal.

Luaran penelitian ini direncanakan mencakup publikasi minimal tiga artikel ilmiah di jurnal terakreditasi nasional dan internasional, pembuatan atlas digital mangrove Kendari dalam format GIS, serta usulan program konservasi mangrove yang akan dipresentasikan kepada pemerintah daerah Kota Kendari dan Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Sulawesi Tenggara.

“Kami tidak hanya ingin menghasilkan tulisan ilmiah, melainkan actionable knowledge yang dapat langsung digunakan oleh pemangku kepentingan untuk memformulasikan kebijakan konservasi yang lebih baik,” tegaskan Dr. Achmad Firdaus.

Dampak Pendidikan dan Pemberdayaan Mahasiswa

Dari perspektif pendidikan, penelitian ini memberikan nilai tambah signifikan bagi pembelajaran mahasiswa. Sebanyak 34 mahasiswa terlibat langsung dalam penelitian ini, melampaui pengalaman kelas reguler mereka. Mereka tidak hanya belajar teori, tetapi praktik riset lapangan yang sesungguhnya, mulai dari perumusan hipotesis, pengumpulan data, analisis, hingga interpretasi hasil.

Puri Handayani, mahasiswa semester VI program studi Teknik Lingkungan, mengakui bahwa partisipasi dalam penelitian ini telah membuka wawasan baru. “Sebelumnya, saya hanya tahu mangrove dari literatur. Sekarang saya melihat langsung bagaimana ekosistem ini berfungsi, tantangan yang dihadapinya, dan betapa pentingnya upaya konservasi terukur,” ceritanya dengan antusias.

Penelitian ini juga menciptakan kesempatan bagi mahasiswa untuk mengembangkan keterampilan teknis dalam penggunaan drone, software GIS, dan analisis statistik multivariat. Keterampilan-keterampilan ini sangat relevan dengan kebutuhan pasar kerja modern dan meningkatkan daya saing lulusan Unismuh Kendari.

Kemitraan dengan Lembaga Eksternal dan Pendanaan

Penelitian ini didukung oleh pendanaan dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi melalui skema Penelitian Dasar Unggulan Perguruan Tinggi (PDUPT) dengan alokasi dana sebesar Rp 175 juta untuk tahun pertama. Selain itu, Unit Mapala Unismuh Kendari juga menjalin kemitraan dengan Lembaga Penelitian dan Pengembangan Teknologi Kelautan dan Perikanan (LPPTKP) Sulawesi Tenggara untuk akses data hidrografi dan validasi hasil penelitian.

Direktur LPPTKP Sulawesi Tenggara, Dr. Bambang Setiawan, menyatakan dukungannya terhadap kolaborasi ini. “Penelitian yang kami dukung adalah investasi jangka panjang untuk pengelolaan sumber daya pesisir yang lebih baik. Universitas Muhammadiyah Kendari telah menunjukkan komitmen yang konsisten dalam isu-isu lingkungan,” ujarnya via email pada Minggu kemarin.

Relevansi dengan Sustainable Development Goals

Penelitian ini memiliki relevansi langsung dengan beberapa Sustainable Development Goals (SDGs) yang ditetapkan Perserikatan Bangsa-Bangsa. Secara khusus, penelitian berkontribusi pada SDG 14 (Life Below Water), SDG 15 (Life on Land), SDG 13 (Climate Action), dan SDG 17 (Partnerships for the Goals).

Dengan fokus pada konservasi mangrove, penelitian ini turut mendukung upaya global dalam mitigasi perubahan iklim, mengingat mangrove adalah salah satu ekosistem dengan kapasitas penyimpanan karbon paling tinggi di dunia. Setiap hektar mangrove mampu menyimpan karbon hingga 1.150 ton, jauh melampaui rata-rata hutan darat.

Tantangan dan Outlook ke Depan

Meski penelitian ini menunjukkan momentum positif, tim peneliti juga mengakui berbagai tantangan yang dihadapi. Aksesibilitas ke beberapa lokasi mangrove yang terisolasi memerlukan sumber daya logistik yang cukup. Selain itu, variabilitas musiman dan kondisi cuaca ekstrem di pesisir Kendari juga menjadi faktor yang mempengaruhi jadwal pengumpulan data lapangan.

“Kami telah mengalami penundaan jadwal pengumpulan data sekitar dua minggu akibat cuaca buruk pada bulan Maret lalu. Namun, tim tetap optimis dapat menyelesaikan pengumpulan data pada Juni 2026 sesuai rencana revisi,” kata Fatma Wijaya.

Outlook ke depan, tim peneliti berencana untuk memperluas cakupan penelitian ke kabupaten-kabupaten lain di Sulawesi Tenggara, khususnya Kabupaten Konawe dan Konawe Utara yang memiliki luasan mangrove yang lebih ekstensif. Penelitian fase kedua ini diharapkan dapat memberikan gambaran holistik mengenai kondisi mangrove di seluruh Sulawesi Tenggara.

Penutup: Kontribusi Unismuh Kendari untuk Masa Depan Berkelanjutan

Penelitian inovatif yang dilaksanakan Unit Mapala Pecinta Alam Universitas Muhammadiyah Kendari merepresentasikan komitmen institusi terhadap penelitian yang bermakna dan berdampak sosial. Melalui keterlibatan mahasiswa, kolaborasi lintas disiplin, dan kemitraan dengan lembaga eksternal, Unismuh Kendari membuktikan bahwa universitas di daerah dapat menjadi pusat penelitian berkualitas yang berkontribusi pada penyelesaian permasalahan lingkungan nyata.

Dalam konteks Sulawesi Tenggara yang kaya akan sumber daya alam namun menghadapi tekanan konservasi yang signifikan, inisiatif semacam ini menjadi semakin penting. Penelitian ini tidak hanya menghasilkan pengetahuan ilmiah, tetapi juga membina generasi pemimpin muda yang peduli dan berkomitmen pada kelestarian lingkungan.

Dengan momentum penelitian yang kuat ini, diharapkan Unit Mapala Pecinta Alam Unismuh Kendari dapat terus menjadi pioneer dalam research-based conservation di kawasan timur Indonesia, sekaligus menjadi model bagi unit-unit serupa di kampus lain dalam mengintegrasikan pembelajaran, penelitian, dan pengabdian masyarakat.

(Artikel ini ditulis berdasarkan wawancara dengan tim peneliti, observasi langsung, dan telaah dokumentasi penelitian pada 18-19 April 2026)

More From Author

Unit Mapala Pecinta Alam Universitas Muhammadiyah Kendari Luncurkan Program Ekspedisi Akademik Lintas Pulau untuk Memperkuat Literasi Ekologi Mahasiswa

Universitas Muhammadiyah Kendari Luncurkan Program Beasiswa Komprehensif untuk Mahasiswa Berprestasi dan Kurang Mampu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recent Comments

Tidak ada komentar untuk ditampilkan.

Support Team

Recent Posts


kampusbandung
kampusbanjar
kampusbatam
kampusbekasi
kampusbogor
kampuscirebon
kampusdepok
kampusjakarta
kampusmakassar
kampusmalang
kampusmedan
kampuspalembang
kampussemarang
kampusserang
kampussolo
kampussurabaya
kampussurakarta
kampustasikmalaya
kampusyogyakarta
negerikrpl
bandungzoo
tangkasjaya
vitamin33
ilmupolitikumw
teknikmesinumw
fakultaspeternakanumw
fakultasvokasiumw
fakultasfisipmandala
fakultaskeguruanumw
fakultassastraumw
fakultasarsitekturumw
fakultaskomputerumw
fakultasbiologiumw
fakultasfarmasiumw
fakultasekonomiumw
fakultasteknikumw
kehutananumw
administrasiumw
medikaumw
internasionalumw
cyberumw
elektromandala
farmasimandala
pendidikanmandala
kimiaumw
lpmuumw
statistikauumw
arsitekturumw
kedokteranumw
vokasiumw
sainsumw
pertanianumw
engineeringumw
lppmumw
analisumw
elektroumw
medisumw
pascaumw
prodisehatumw
cloudumw
arsipmandala
kepegawaianumw
puncakumw
unggulmandalawaluya
integritasumw
sinergiumw
mandiriumw
wawasanumw
mediatamaumw
infokampusumw
katalisumw
nukarangampel
smknukmpel
smknukrngpl
nahdlatulsmknu
smknkarangampel
smkkaranmpelnu
smknuampel
nusmkkarangampel
smknukrpl
karangampelnu
karangnusmk
abdimandalawaluya
aksesumw
aksimumandalawaluya
aktivisumw
alumniumwkendari
aspirasimandalawaluya
asramamandalawaluya
atletumw
bangunmandalawaluya
beritaumwkendari
bitmandalawaluya
cakrawalamandalawaluya
cendekiamandalawaluya
ceritamandalawaluya
citraumwkendari
cybermandalawaluya
daftarumwkendari
datamandalawaluya
dataumw
eventumw
exploreumw
globalmandalawaluya
hibahumw
hibahumwkendari
identitasmandalawaluya
ilmumandalawaluya
inovasimandalawaluya
inovasiumwkendari
jaringumwkendari
jejaringmandalawaluya
jemariumwkendari
kabarmandalawaluya
karirmandalawaluya
karyamandalawaluya
katalogumw
konselingumwkendari
kreatifmandalawaluya
layananumw
legalmandalawaluya
lpmmandala
mandalawaluyadigital
mandalawaluyahub
mediandalawaluya
mitramandalawaluya
mutumandalawaluya
narasimandalawaluya
ormawamandalawaluya
panduanumw
pelajarumw
penerbitmandalawaluya
portalmandalawaluya
prestaisumw
prodimandalawaluya
pustakamandalawaluya
pustakaumwkendari
ruangmandalawaluya
ruangumw
scimumw
sentramandalawaluya
sentraumw
servermandalawaluya
siberumwkendari
sinergimandalawaluya
smartumwkendari
studyumw
suaramandalawaluya
suaraumw
talentamandalawaluya
techumw
teknoumw
updateumw
virtualumw
visitumw
vokasiumwkendari
wifiumwkendari
homesmkkaplongan
sklkaplongan
kaplongansmk
smkkaplongan
smknu
helpdeskumw
mitraumw
prestasiumw
kolegiumumw
labumw
elearningumw
ejournalumw
galeriumw
repoumw
pmbumw
seminarumw
beasiswaumw
keuanganumw
citraumw
digilibmandala
elearningmandala
globalumw
insanumw
onlineumw
portalmandala
smartumw
sobatumw
analiskesehatanumw
asramauumwkendari
lpmuumwkendari
lppmumwkendari
manajemenmandala
pengabdianumw
beasiswauumw
biomandala
fibumw
fkumw
fpuumw
jurnalilmiahumw
labterpaduumw
lpmlmandala
pascasarjanaumw
pendidikumw
penelitianumw
perikananumw
pustakaumw
sosiologimandala
uptmandala
agroteknologiumw
bisnisdigitalumw
humaskampusumw
ilmupemerintahanumw
klinikkampusumw
perencanaanumw
saranaumw
teknikindustriumw
teknologipanganumw
pusatbahasaumw
doceumw
pblumw
ilmukelautanumw
karirmahasiswaumw
sisumw
informasibeasiswauumw
kampusumwkambu
kearsipanumw
kampusumwbaruga
sisteminformasiakadumw
kampusumwpoasia
ilmukomunikasiumw
giziubumw
agribisnismumw
tekniksipilmandalawaluya
teknikelektroumw
analiskesehatanmandalawaluya
laboratoriummandalawaluya
mabaumw
stafumw
beasiswamandala
kuliahumw
pelatihanmandala
pmbmandala
karirmandala
agendaumw
agroumw
akreditasiumw
alumnimandala
arsipumw
asetumw
asramaumw
auditumw
aulauwm
beritamandala
daftarmandala
dosenumw
e-journalmandala
edomumw
emailumw
fikesumw
himaumw
humasumw
infomandala
jurnalmandala
kabarmandala
kabarumw
kemahasiswaanmandala
kendariumw
kknumw
komunikasiumw
laboratoriumumw
legalumw
lmsumw
lpmumw
magangumw
mahasiswaumw
mipaumw
mutuumw
perpusumw
ppgumw
pressumw
psikologiumw
pusatmandala
pusatumw
puskomumw
radioumw
rektoratumw
himaumw
sastraumw
sdmumw
sipegumw
sipilumw
sistermandala
ukmumw
uktumw
wismaumw
wisudaumw
yudisiumumw
bidanunimus
febunimus
fkmunimus
fkunimus
nersunimus
kampusmandala
lpsmumw
statistikumw